31 Okt
26

IAINU Kebumen Bangun Masjid Inklusif

Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen kini tengah membangun Masjid Inklusif seluas 16 x 16 meter di Kampus Jalan Tentara Pelajar.

Rektor IAINU Kebumen Dr Imam Satibi MPdI kemarin menjelaskan, anggaran pembangunan tempat ibadah di tengah kampus itu berasal dari Kemenag sebesar Rp 200 Juta. Selain itu dari CSR Bank BNI Cabang Kebumen Rp 169 Juta. Lokasi masjid persis di depan Asrama Rusunawa Kampus IAINU atau di sebelah selatan kompleks kampus.

Peletakan batu pertama masjid itu dilakukan pada Rabu (12/6) lalu dihadiri Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen KH Afifudin Chanif Al Khasani, Ketua Yayasan IAINU Kebumen H Maruf Widodo MPdI, Pemimpin Cabang BNI Kebumen Agung Ibat, para wakil rektor dan dekan.

Pada kesempatan itu Pemimpin Cabang BNI Kebumen Agung Ibat secara simbolis juga menyerahkan bantuan senilai Rp 169 juta. Bantuan itu sebagai wujud kepedulian bank tersebut terhadap sektor pendidikan tinggi. Apalagi IAINU Kebumen sejak beberapa tahun terakhir bermitra dengan BNI.

Rektor IAINU Kebumen Imam Satibi menyatakan, tekad membangun tempat ibadah itu sudah lama direncanakan. Semula civitas akademika menggunakan lantai dua ruangan kampus untuk musala.

Namun sejak perkembangan mahasiswa semakin banyak, musala kurang representatif sehingga diupayakan mencari bantuan ke Kemenag untuk membangun masjid. Bahkan sebagai komitmen mewujudkan kampus yang inklulsif, masjid IAINU Kebumen itu pun diberi nama Masjid Inklusif dan lokasinya mudah dijangkau mahasiswa.

“Lokasinya kita tempatkan di tengah kampus dan dekat asrama mahasiswa supaya kegiatan ibadah dan amaliyah bisa berjalan seiring serta dekat dengan mahasiwa. Kita serius ingin mewujudkan IAINU Kebumen sebagai kampus yang inklusif dan ramah bagi disabilitas,”tandas Imam.

IAINU Kebumen di Jalan Tentara Pelajar merupakan kampus swasta tertua di Kebumen.  Awalnya kampus itu cukup lama berada di Jalan Kusuma. Sejak beberapa tahun lalu menempati kampus baru di Jalan Tentara Pelajar. Semula statusnya Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kebumen.

Sejak beberapa tahun terakhir naik status menjadi IAINU Kebumen.  Sejak itu IAINU Kebumen memiliki tiga fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dengan Program Studi PGMI, PAI dan MPI. Kemudian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Prodi Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah), serta Fakultas Ushuludin, Syariah dan Dakwah (Prodi Hukum Islam, Komunikasi Penyiaran Islam serta  Ilmu Quran dan Hadits). Sejak beberapa tahun terakhir telah membuka Program Pascasarjana (S2) Prodi Manajemen Pendidikan Islam.

Selain dilengkapi kampus untuk mahasiswa S1 dan S2 terpisah, IAINU Kebumen juga telah mempunyai Asrama Mahasiswa. Biaya pendidikan relatif terjangkau, ada program bidik misi dan beasiswa Kemenag. Bahkan 20 persen tenaga dosen kini bergelar S3. Adapun tamatan IAINU Kebumen telah tersebar sebagai ASN baik guru maupun PNS Kemenag dan Pemda,   pendamping masyarakat, wirausaha serta  Legislatif.

Suarabaru.id/Komper Wardop