SHORT COURSE INTERNASIONAL DI BELANDA

Fikria Najitama, M.SI, Dosen IAINU Kebumen berbaik hati meluangkan waktu untuk sharing ilmu dan pengalamannya kepada Mahasiswa Freshgraduate Pascasarjana IAINU Kebumen setelah genap 30 hari menimba ilmu di negara Kincir Angin, Belanda. Beliau salah satu dosen muda yang terpilih untuk mengikuti Short Course Metodologi Riset Berstandar Internasional (SCMRI) di Leiden University Belanda bersama 9 orang dosen lain dari berbagai perguruan tinggi agama Islam di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18 Agustus – 18 September 2018 tersebut, diselenggarakan oleh Leiden University Centre for the Study of Islamic & Society (LUCIS) bekerjasama dengan Diktis Kemenag RI.
Dalam kesempatan tersebut, Dosen IAINU Kebumen ini menuturkan bahwa Short Course tersebut berfokus pada peningkatan kemampuan academic writing sekaligus pendalaman dan penyempurnaan draft proposal riset yang sudah disusun oleh para peserta, sehingga output yang diharapkan adalah lahirnya proposal riset dan artikel ilmiah yang berkualitas dan siap untuk dipublikasikan pada berbagai jurnal ilmiah internasional. Setelah menyampaikan tujuan utama kedatangannya ke Belanda, beliau tidak lupa turut berbagi cerita potret kehidupan di Leiden dengan segala pesona adat-adatnya. Mulai dari pengelolaan pendidikan, kedisiplinan warga, ketatnya pajak demi pemerataan kesejahteraan bagi semua warganya, sampai tingginya komitmen dalam pernikahan, sehingga angka perceraian begitu rendah di sana. Setelah mengungkapkan pesona Leiden dengan warganya, beliau mengungkapkan keprihatinannya terkait banyaknya karya-karya klasik nan berharga bagi peradaban bangsa Indonesia yang justru dimiliki dan disimpan di Leiden, Belanda. Hal ini tentu menjadi bahan renungan bersama bagi Mahasiswa Freshgraduate Pascasarjana IAINU Kebumen sebagai akademisi muda Indonesia khususnya dan bagi seluruh akademisi Indonesia pada umumnya.
Akhirnya, kegiatan sharing bersama ini ditutup dengan pemberian suntikan motivasi bagi segenap mahasiswa agar senantiasa semangat dalam belajar dan berkarya sehingga dalam waktu dekat dapat mengikuti jejak beliau belajar ke luar negeri.

Red. Siti Chaizatul Munasiroh